14 BENTUK ATAP YANG WAJIB DIKETAHUI ARSITEK

Atap digunakan sebagai penutup seluruh ruangan yang ada di bawahnya, sehingga akan terlindung dari panas, hujan, angin, binatang buas dan sebagai keamanan.

Di beberapa daerah, menurut sejarah peradaban yang berbeda serta letak letak geografis yang berbeda pula, bentuk dan macam atap berbeda menurut selera masing-masing daerah.
Dikarenakan perkembangan teknologi semakin pesat, bentuk-bentuk atap akan berkembang mengikuti kemajuan serta sesuai dengan segi arsitekturnya.

Inilah 14 bentuk atap yang wajib diketahui :
1. Atap datar
Atap yang paling sederhana adalah atap datar. Bentuk ini banyak digunakan untuk rumah-rumah/bangunan bertingkat. Bahan yang biasa digunakan yaitu beton dan juga seng tebal (BWG 22). Agar air hujan yang diterima pada bidang atap ini segera mengalir, maka bidang atap dibuat miring ke satu arah atau ke tepi.

2. Atap sengkuap/sandar
Pada umumnya atap ini digunakan untuk bangunan tambahan/emperan. Terdiri dari satu bidang atap, yang satu tepinya menempel pada tembok yang menjulang lebih tinggi.

3. Atap pelana
Atap pelana terdiri dari dua bidang atap yang bertemu pada satu garis pertemuan yang disebut bubungan. Bentuk atap ini sangat sederhana, oleh karena itu banyak digunakan oleh rumah-rumah sederhana. Jenis atap ini banyak diterapkan di Jawa.

4. Atap tenda
Terdiri dari empat bidang atap dengan bentuk, ukuran, maupun lereng yang sama, yang bertemu pada satu titik. Ukuran panjang bangunan sama dengan lebarnya.
Garis pertemuan dari bidang-bidang atap yang miring disebut bubungan miring/jurai, karena sudut yang terbentuk berupa sudut luar maka dinamakan jurai luar.

5. Atap perisai
Atap ini terdiri dari empat bidang atap dengan dua bidang atap bertemu pada satu garis yang membentuk bubungan, dan dua bidang lainnya berakhir pada sebuah titik ujung bubungan. Garis pertemuan dari bidang-bidang yang miring disebut bubungan miring.

6. Atap mansard
Dikarenakan dulu banyak orang Belanda tinggal di Indonesia, maka bentuk atap mansard banyak dibuat di Indonesia oleh orang-orang Belanda.
Bentuk atap ini seperti dua atap yang  tersusun. Atap mansard memberi kemungkinan menjadikan ruangan di bawahnya sebagai tempat tidur, gudang atau keperluan lainnya. Dikarenakan kemiringan atap ini cukup besar, maka air maupun daun-daun yang jatuh ke bidang atap akan cepat jatuh ke tanah.

7. Atap menara
Bentuk atap menara serupa dengan atap tenda, pada atap ini titik pertemuan bidang-bidang atap jauh lebih tinggi daripada titik pertemuan atap tenda. Atap ini banyak digunakan untuk bangunan-bangunan gereja.

8. Atap limas (piramida)
Jenis atap ini dari pertemuan lebih dari empat bidang atap yang bentuknya sama. Bentuk denah bangunan bebas, bisa segi lima, enam, delapan, dst. Bentuk atap ini banyak digunakan untuk rumah-rumah mewah seperti villa, bahkan rumah pribadi sekarang banyak menggunakan atap ini.

9. Atap minangkabau
Atap minangkabau seolah olah menyerupai bentuk tanduk, pada tepi kanan dan kirinya. Jenis atap ini banyak digunakan di daerah Sumatera, terutama Sumatera Barat.

10. Atap joglo
Bentuk atap joglo hampir mirip dengan bentuk atap bubungan miring, tersusun dengan bagian atas menjulang lebih tinggi. Bentuk atap ini banyak digunakan pada daerah Jawa Tengah maupun Jawa Barat.

11. Atap setengah bola
Bentuk atap melengkung setengah bola/tembereng. Banyak digunakan pada bangunan masjid ataupun gereja.

12. Atap gergaji
Jenis atap ini terdiri dari dua bidang atap yang berbeda lerengnya. Biasanya lereng-lereng bidang atap bersudut 30° dan 60°. Atap semacam ini biasanya digunakan pada pabrik-pabrik, gudang, dan bengkel.
Cahaya siang hari sangat diharapkan untuk dapat masuk ke ruangan, oleh karena itu bidang atap dari tiap hubungan dibuat dari kaca.

13. Atap silang
Atap silang dibentuk oleh bidang-bidang atap yang pada ujungnya berbentuk atap pelana. Dikarenakan adanya pertemuan dari bidang-bidang atap tersebut maka terbentuklah lembahan yang juga disebut jurai dalam atau jurai talang/talang miring.

14. Atap gabungan
Jenis atap yang terakhir yaitu atap gabungan. Jenis atap ini terdiri dari bermacam-macam bidang atap yang dipadukan.

Itulah 14 jenis atap yang wajib diketahui, jika ada tambahan silakan kalian cantumkan di kolom komentar yaa..

0 Response to "14 BENTUK ATAP YANG WAJIB DIKETAHUI ARSITEK"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel